Warga di beberapa wilayah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, dikejutkan oleh guncangan gempa bumi dengan magnitudo 4.4 pada Kamis siang, 17 April 2025, sekitar pukul 14.15 WITA. Guncangan yang cukup kuat ini membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk mencari tempat yang lebih aman. Meskipun tidak berpotensi tsunami, gempa yang guncang wilayah Banggai ini sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi berada di darat, sekitar 17 kilometer arah barat daya dari Luwuk, Kabupaten Banggai. Gempa ini memiliki kedalaman sekitar 10 kilometer. Guncangan gempa yang guncang wilayah Banggai ini dilaporkan terasa cukup kuat di beberapa kecamatan seperti Luwuk, Pagimana, dan Toili. Beberapa warga melaporkan merasakan getaran selama beberapa detik yang membuat perabotan rumah bergetar.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai adanya kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa yang guncang wilayah Banggai tersebut. Namun, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai telah bergerak cepat untuk melakukan pemantauan dan pendataan di wilayah-wilayah yang terdampak guncangan. Petugas BPBD dibantu oleh aparat kepolisian dan TNI turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat dan mengidentifikasi potensi kerusakan.
Kepala BPBD Kabupaten Banggai, Bapak Erwin Susanto, melalui sambungan telepon mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Beliau juga meminta warga untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan situasi gempa. “Meskipun gempa ini tidak berpotensi tsunami, kami tetap meminta warga untuk waspada terhadap potensi terjadinya gempa susulan,” ujar Bapak Erwin. Pihak kepolisian dari Polres Banggai juga turut melakukan patroli di wilayah-wilayah yang terdampak untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat pasca guncang wilayah Banggai.
Gempa dengan kekuatan M 4.4 yang guncang wilayah Banggai ini menjadi pengingat akan potensi bencana alam di wilayah Indonesia yang rawan gempa. Masyarakat diimbau untuk selalu siap siaga dan memahami langkah-langkah evakuasi yang benar jika terjadi gempa bumi. Pemerintah daerah dan instansi terkait juga diharapkan terus meningkatkan sosialisasi dan mitigasi bencana kepada masyarakat guna meminimalisir risiko dan dampak yang mungkin terjadi akibat gempa bumi.
