Bagi mahasiswa tingkat akhir dan fresh graduate, dua pertanyaan ini sering menjadi momok: “kapan lulus?” dan “Kapan kerja?”. Pertanyaan ini datang dari mana-mana, dari keluarga, kerabat, hingga tetangga. Meskipun mungkin bermaksud baik, pertanyaan ini seringkali menambah beban mental dan menimbulkan tekanan yang luar biasa, terutama bagi mereka yang sedang berjuang di tengah ketidakpastian.
Pertanyaan menjadi beban karena ada ekspektasi waktu yang ideal. Jika melebihi durasi normal, muncul stigma negatif. Hal ini memaksa mahasiswa untuk mengambil jalur cepat, mengorbankan kualitas skripsi atau proyek akhir, hanya demi memenuhi tuntutan sosial.
Setelah berhasil melalui tantangan pertama, muncul pertanyaan kedua: “Kapan kerja?”. Ini adalah fase yang paling berat. Pertanyaan ini bisa terasa seperti menyinggung kegagalan, meskipun kita sudah berusaha keras. Rasanya seperti hidup dikejar-kejar oleh sebuah garis waktu yang tak terlihat, yang terus bergerak maju tanpa henti.
Tekanan ini tidak hanya memengaruhi mental, tetapi juga pengambilan keputusan. Seseorang bisa saja mengambil pekerjaan apa pun yang datang, tanpa mempertimbangkan kesesuaian dengan minat atau passion mereka. Ini dapat berujung pada ketidakbahagiaan di tempat kerja dan penyesalan di kemudian hari.
Untuk mengatasi tekanan ini, penting untuk mengubah cara pandang. Alih-alih melihatnya sebagai tuntutan, anggaplah sebagai pengingat untuk terus berproses. Fokus pada apa yang bisa dikontrol: meningkatkan keterampilan, membangun jaringan, dan terus mencari informasi lowongan kerja.
Penting juga untuk tidak membandingkan diri dengan orang lain. Setiap orang punya garis waktu dan jalannya masing-masing. Kesuksesan tidak datang dalam bentuk yang seragam. Ada yang cepat, ada yang lambat, tapi yang terpenting adalah terus bergerak maju.
Komunikasi yang terbuka juga bisa membantu. Beri pemahaman kepada keluarga dan kerabat bahwa mencari pekerjaan butuh proses. Jelaskan apa yang sedang Anda lakukan dan bagaimana mereka bisa mendukung, bukan menekan. Hal ini akan mengurangi beban di pundak Anda.
Pada akhirnya, jawaban dari pertanyaan kapan lulus atau kapan kerja adalah sebuah proses. Yang lebih penting dari segalanya adalah bagaimana kita menghadapi proses tersebut dengan kepala tegak, mental yang kuat, dan optimisme. Jangan biarkan tekanan merenggut kebahagiaan Anda.
