Tindak pelecehan seksual kembali terjadi dan kali ini menimpa seorang remaja putri di Banggai, Sulawesi Tengah. Korban menjadi korban begal payudara saat hendak pergi ke pasar. Peristiwa memilukan ini terjadi pada hari Senin pagi, 28 April 2025, sekitar pukul 06.30 WITA di jalan setapak menuju Pasar Sentral Banggai, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai.
Menurut laporan korban kepada pihak kepolisian, saat itu ia sedang berjalan kaki seorang diri menuju pasar. Tiba-tiba, dari arah belakang, seorang pria tidak dikenal dengan menggunakan sepeda motor mendekatinya. Pelaku kemudian melakukan aksi korban begal payudara dengan meremas payudara korban sebelum akhirnya melarikan diri dengan sepeda motornya. Korban yang шок dan ketakutan segera melaporkan kejadian tersebut kepada keluarganya, yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Banggai segera menindaklanjuti laporan korban begal payudara ini. Petugas telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari korban serta saksi-saksi di sekitar lokasi. Meskipun minim saksi karena kejadian terjadi saat subuh, polisi berupaya mengumpulkan informasi sekecil apapun yang dapat membantu proses penyelidikan.
Kapolres Banggai, AKBP Indra Setiawan, melalui Kasat Reskrim IPTU Taufik, membenarkan adanya laporan kasus korban begal payudara yang menimpa seorang remaja putri. “Kami telah menerima laporan dari korban dan saat ini sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Tim kami telah melakukan olah TKP dan sedang mencari petunjuk lain yang dapat mengarah pada pelaku,” ujarnya saat memberikan keterangan pers di Mapolres Banggai pada Selasa pagi.
IPTU Taufik menambahkan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli di area-area rawan terjadinya tindak kejahatan, terutama pada jam-jam sepi. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para wanita dan remaja putri, untuk lebih berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di luar rumah, terutama pada pagi atau malam hari. Jika memungkinkan, disarankan untuk tidak bepergian seorang diri dan menghindari jalan-jalan sepi.
Kasus korban begal payudara ini tentu saja menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Banggai. Pihak kepolisian meminta kerjasama dari masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang dapat mengarah pada pelaku. Polisi berjanji akan bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan seksual dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Pendampingan psikologis juga akan diberikan kepada korban untuk membantu memulihkan traumanya akibat kejadian ini.
