Bencana alam kembali merenggut nyawa. Seorang warga Desa Lembah Subur, Kecamatan Lore Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, dilaporkan tewas tertimbun material tanah longsor yang terjadi pada Sabtu pagi, 19 April 2025, sekitar pukul 05.00 WITA. Peristiwa tragis ini diduga kuat disebabkan oleh intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat malam.
Informasi awal yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso menyebutkan bahwa tewas tertimbunnya korban terjadi saat longsor menerjang permukiman di lereng perbukitan. Korban yang diketahui bernama Bapak Usman (52) diduga sedang berada di dalam rumah saat tewas tertimbun oleh material tanah, batu, dan pepohonan yang longsor dari tebing di atasnya.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Poso, Bapak Fandi Wijaya, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon menyatakan bahwa tim SAR gabungan telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. “Kami menerima laporan adanya warga yang tewas tertimbun akibat tanah longsor di Lore Selatan. Saat ini, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan sedang berupaya mencapai lokasi yang cukup sulit dijangkau karena akses jalan tertutup material longsor,” ujar Bapak Fandi Wijaya.
Lebih lanjut, Bapak Fandi Wijaya menambahkan bahwa proses evakuasi berjalan cukup sulit karena kondisi medan yang berat dan potensi longsor susulan. Namun, pihaknya berjanji akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengevakuasi jenazah korban yang tewas tertimbun. Data sementara menunjukkan bahwa selain satu korban jiwa, beberapa rumah warga lainnya juga mengalami kerusakan akibat tewas tertimbun material longsor. Pihak BPBD masih melakukan pendataan terkait jumlah kerugian dan warga terdampak lainnya.
Pihak kepolisian dari Sektor Lore Selatan juga telah berada di lokasi kejadian untuk membantu proses evakuasi dan melakukan pengamanan. Kapolsek Lore Selatan, IPTU Surya Pratama, S.H., mengimbau kepada warga sekitar untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat kondisi cuaca yang masih belum stabil. Pemerintah daerah setempat juga telah berkoordinasi untuk segera memberikan bantuan kepada para warga yang terdampak bencana tewas tertimbun tanah longsor ini.
